Berita Pendidikan

Berlaku hanya pergi sekolah dan pulang sekolah Kalau diluar jam belajar akan tetap ditilang

Pengecualian Bagi Pelajar SMA Berkendara Tanpa SIM

Admin | | dibaca: 68 pembaca

SANGGAU – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sanggau telah membuat pengecualian terhadap pengendara yang belum memiliki surat izin mengemudi atau SIM khusus bagi para pelajar. Hal ini dimaksudkan untuk memberi keringanan dengan pertimbangan kemanusiaan. Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Refandi Meidika, S.Ik ketika ditemui diruang kerjanya menjelaskan bahwa pihaknya mengambil kebijakan untuk membantu masyarakat khususnya orang tua yang tidak dapat mengantar anaknya ke sekolah. Namun, hal ini khusus bagi anaknya yang sudah berada di jenjang pendidikan SMA sederajat. Bagi orang tua yang anaknya masih sekolah di jenjang SMP tetap tidak diperkenankan untuk memberikan sepeda motor untuk anaknya pergi ke sekolah. Pihaknya khawatir terhadap keselamatan anak-anak seusia SMP tersebut jika diberikan sepmot untuk ke sekolah. “Memang sulit untuk menghindari hal ini (bersepmot tanpa SIM). Nah khusus pelajar, kami beri pengecualian bagi pelajar SMA saja. Itu pun hanya saat pergi sekolah dan pulang sekolah. Kalau diluar jam belajar tetap akan kami kenakan tilang,” jelasnya, Senin (16/10). Menurutnya, pertimbangan ini diberikan untuk membantu orang tua yang punya kesibukan bekerja sehingga tidak sempat mengantar anak-anaknya ke sekolah. Dengan adanya pengecualian seperti ini diharapkan para pelajar tidak terlena dan tidak melakukan hal-hal negatif seperti kebut-kebutan di jalan raya. “Kalau kita lihat kan persoalan armada juga belum maksimal sehingga perlu diberikan sedikit kelonggaran yang bersifat khusus. Tetapi, saya ingatkan jangan sampai disalahgunakan sehingga melakukan hal negative yang dapat mengganggu ketertiban di jalan raya,” katanya. Selain kepolisian, pihaknya mengharapkan adanya partisipasi orang tua dalam menjaga anak-anaknya menggunakan kendaraan agar baik masyarakat maupun kepolisian sendiri dapat terbantu dalam melaksanakan tugas. Satlantas sejauh ini juga aktif dalam memberikan penyuluhan kepada siswa di sekolah dengan menjadi pembina upacara pada saat upacara bendera. Momentum ini sekaligus dijadikan sebagai media kepolisian untuk mengingatkan mengenai aturan lalu lintas sebagaimana yang tertuang pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)