Seni & Budaya

PESAN WABUB : MASYARAKAT HARUS BERSAMA-SAMA MEMBANGUN SANGGAU BERBUDAYA DAN BERIMAN

Admin | | dibaca: 71 pembaca

RESMIKAN: Wabup Sanggau Yohanes Ontot didampingi Uskup Sanggau, Mgr Julius Mencuccini memberi paraf prasasti tanda diresmikannya Gereja Katolik Santo Stefanus Stasi di Desa Kunyil.

SANGGAU – Satu dari tujuh program Pemerintah Kabupaten Sanggau adalah Sanggau Berbudaya dan Beriman. Pihak Pemerintah selalu mendukung masyarakat untuk meningkatkan keimanan salah satunya dengan pembangunan rumah ibadah secara gotong royong. Kesuksesan dalam pembangunan harus ada peran serta masyarakat di dalamnya. Sebagai contoh pembangunan gereja di Desa Kunyil. Jika masyarakat tidak kompak maka tidak akan bisa terselesaikan dengan baik. Mimpi sejak 10 tahun lalu pastinya tidak akan terwujud jika tidak ada kebersamaan. “Pastinya, pemerintah tidak memberi bantuan 100 persen. Tidak hanya itu, jika ada peran umat untuk Gereja, agar bisa melatih masyarakat untuk mempunyai rasa memiliki,” ungkap Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot ketika meresmikan Gereja Katolik Santo Stefanus Stasi Kunyil Paroki Meliau, belum lama ini. Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sanggau ini mengatakan apapun yang dilakukan, jika tidak disertai dengan keimanan, maka yang dicita-citakan tidak akan tercapai secara maksimal. Karena itu, masyarakat harus bersama-sama membangun Sanggau berbudaya dan beriman. “Gereja yang baru diresmikan tidak cukup hanya dirawat dan dijaga tetapi harus dimanfaatkan untuk sarana peningkatan kualitas keimanan umat. Pembangunan Gereja adalah perwujudan kecintaan umat kepada Tuhannya,” jelasnya. Menurutnya, umat Katolik Desa Kunyil sudah memiliki gereja baru. Gereja Katolik ini mendapat bantuan senilai Rp200 juta dari Pemerintah Kabupaten Sanggau. Kemudian Rp400 juta dari swadaya umat dan Rp500 juta bantuan dari Keuskupan Sanggau.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)